Sukses adalah penting, namun nikmat kesehatan jauh lebih sukses - www.oksidan.com MENEMBUS BATAS TANPA MENGENAL WAKTU - MENAKLUKKAN PARA NEGERI DENGAN NURANI. Selamat datang di TERAPI OKSIDAN (Oxidant Releasing Therapy ~ MAKE THE DIFFERENCE YOU HAVE ALWAYS WANTED TO MAKE) - Kesehatan adalah investasi masa depan Anda dan Keluarga. Kini telah hadir Terapi Oksidan di kota Gorontalo, Makassar, Surabaya, Pekanbaru, Batam, Medan, Depok, Magelang, Yogyakarta. Silakan hubungi kami di 081328712147 Email: oksidano@yahoo.com - Donations Support to BCA 579.0159.154 - Sukses adalah penting, namun nikmat kesehatan jauh lebih sukses...
PDF Print E-mail
Diabetes mellitus (DM) dari kata bahasa Yunani diabaínein, tembus atau "pancuran air", dan bahasa kata Latin mellitus, rasa manis yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Sumber lain menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal, yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop electron.

Semua jenis diabetes mellitus memiliki gejala yang mirip dan komplikasi pada tingkat lanjut. Hiperglisemia sendiri dapat menyebabkan dehidrasi dan ketoasidosis. Komplikasi jangka lama termasuk penyakit kardiovaskular (resiko ganda), kegagalan kronis ginjal (penyebab utama dialisis), kerusakan retina yang dapat menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang dapat menyebabkan impotensi dan gangren dengan resiko amputasi. Komplikasi yang lebih serius lebih umum bila kontrol kadar gula darah buruk.

Pembentukan diabetes yang penting adalah dikarenakan kurangnya produksi insulin (diabetes mellitus tipe 1, yang pertama dikenal), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes mellitus tipe 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu, terdapat jenis diabetes mellitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil. Tipe 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan tipe 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin bila obatnya tidak efektif. Diabetes mellitus pada kehamilan umumnya sembuh dengan sendirinya setelah persalinan.

Pemahaman dan partisipasi pasien sangat penting karena tingkat glukosa darah berubah terus, karena kesuksesan menjaga gula darah dalam batasan normal dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Faktor lainnya yang dapat mengurangi komplikasi adalah berhenti merokok, mengoptimalkan kadar kolesterol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi, dan melakukan olah raga teratur.
 

Banner Anda

Kinjeng Net
Event Organizer
Tribun Batam
Bunda dan Ananda
Panduan Haji Umroh
Pattiro Surakarta
Kabupaten Lingga
Ayam Kriuk
PT Syailendra Jakarta
Batikonline
PT Putra Jaya Jakarta

Tim Redaksi